* * * * * * *

Iqra bismi rab bikal lazi khalaq....

Lautan yang luas dan dalam sekalipun tidak pernah menolak setitis air yang datang padanya

Siapa tidak kenal dengan kezaliman Zionis yang kejam merampas tanah dan membunuh rakyat Palestin dengan sesuka hati mereka. Jika melihat watak Israel demikian, sebenarnya tidak perlu hairan.

Ini kerana, Allah SWT melalui wahyunya dalam Al-Quran sudah menggambarkan sifat buruk orang-orang Yahudi yang zalim, membuat kerosakan di muka bumi, dan suka mengobarkan api peperangan dengan bangsa lain, terutama kaum Muslimin.

Dalam Al-Quran sekurang-kurangnya disebut 22 sifat bangsa Yahudi, iaitu:

Kita Bertanya, Al-Quran Menjawab!

Kita selalu bertanya dan al-Quran telah menjawabnya.

Kita bertanya: Kenapa aku diuji?
Quran menjawab, "Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan."Kami telah beriman, sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar, dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang berdusta." (Surah al-Ankabut: 2-3)

NABI ADAM A.S
Dikatakan hidup lebih kurang 930 tahun merupakan manusia pertama yang bergelar khalifah Allah s.w.t dimuliakan dan ditinggikan darjatnya menjadi nabi yang pertama. Baginda diutuskan kepada anak cucunya agar menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Maka diantara mereka ada yang taat dan ada pula yang membangkang.

NABI IDRIS A.S
Merupakan keturunan Nabi Sits as. Diutus oleh Allah kepada anak cucu Qabil agar bertaubat dan menyembah Allah SWT, namun mereka terus menerus membangkang perintah Allah s.w.t

NABI NUH A.S
Merupakan keturunan Nabi Idris as. yang diutus Allah kepada kaum kafir. Baginda menyeru supaya semua manusia menyembah Allah, tetapi ajakan Nabi Nuh ditolak, akhirnya orang-orang yang ingkar atau kafir itu tenggelam dalam banjir yang besar.
A. PENGERTIAN IMAN KEPADA KITAB ALLAH S.W.T.

1. Pengertian kitab-kitab Allah S.W.T,

Rukun iman yang ketiga adalah iman kepada kitab Allah S.W.T. Arti kata kitab adalah tulisan atau yang ditulis, berasal dari kata “kataba” yang berarti menulis. Yang dimaksud kitab di sini adalah kitab suci.

Ada dua jenis kitab suci:

1.1. Kitab suci samawi, yakni kitab suci yang bersumber dari wahyu Allah S.W.T. dan biasa disebut Kitabullah Kitab Allah S.W.T.). Ada yang berwujud Kitab dan ada yang berwujud Shahifah atau Shuhuf.

1.2. Kitab suci ardhi, yakni kitab suci yang tidak bersumber dari wahyu Allah S.W.T. melainkan bersumber dari hasil perenungan dan budi daya akal manusia sendiri.

Adapun pengertian Kitabullah adalah kalam atau firman Allah S.W.T yang diwahyukan melalui malaikat Jibril kepada Nabi dan Rasul-Nya yang mengandung perintah dan larangan sebagai pedoman hidup bagi ummat manusia.

"..Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia.."
(Surah [22] AL HAJJ : Ayat 78)
"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (iaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."
(Surah [33] AL AHZAB : Ayat 21)
Malaysia Flag Orb